Kalau kamu lagi ngomongin soal kuliner Palembang, pasti banyak dari kalian yang langsung kepikiran pempek, kan? Tapi tahu nggak sih, selain pempek, ada satu hidangan rumahan yang nggak kalah enak dan penuh cerita namanya celimpungan. Hidangan ini mungkin nggak sepopuler pempek kalau di luar daerah, tapi buat orang asli Palembang, celimpungan itu comfort food mereka.
Celimpungan bisa dibilang mirip dengan dari laksan. Bentuknya bulat kecil, terbuat dari campuran ikan giling dan sagu, lalu disajikan dengan kuah santan kuning yang gurih dan wangi rempah. Begitu disendok dan dicicip, rasa lembut dari adonan ikan dikombinasikan dengan sempurna pakai kuah santan yang kaya rasa bikin hangat dan nyaman di perut.
Biasanya, aroma celimpungan udah semerbak dari masih dimasak. Bumbu bumbu khas nusantara seperti Daun salam, serai, kunyit, dan bawang putih berpadu dengan santan kental yang perlahan mendidih bikin harum seluruh rumah. Bagi banyak keluarga di Palembang, celimpungan ini sering disajikan saat acara keluarga, lebaran, atau kumpul besar.
Yang menarik, celimpungan bukan cuma soal rasa, tapi juga tentang tradisi memasak bersama. Dulu, para ibu di palembang bersama sama di dapur saling bantu menggiling ikan, mengadon sagu, sampai menyiapkan kuahnya yang lembut. Momen itu jadi waktu ngobrol dan bercanda bareng keluarga yang tentunya bisa menjadi kenangan indah, sesuatu yang sederhana tapi pastinya bakal ninggalin kesan yang hangat banget.
Kalau kamu belum pernah coba celimpungan, coba kamu bayangin aja bola ikan kenyal yang lembut, disiram kuah santan kental dengan aroma kunyit dan daun jeruk yang khas dari rempah yang sudah dimasak lama. Rasa gurihnya bakal menyatu sama sedikit rasa manis dari santan,dan juga kuah yang kental alami dari santan bikin setiap sendokan terasa sangat hangat. Apalagi kalau dimakan bareng lontong atau nasi putih hangat.. wah, dijamin satu porsi gaakan cukup!
Sekarang, celimpungan nggak cuma bisa kamu temuin di rumah-rumah atau tempat makan di Palembang aja. Banyak restoran khas Palembang di kota besar kayak Jakarta, Bandung, sampai Surabaya yang udah masukin celimpungan ke menu mereka. Bahkan ada juga yang menjual versi frozen jadi kita bisa beli banyak dan tinggal panasin saat kamu mau makan kuah kuah hangat yang comfort kayak celimpungan, dengan versi frozen food ini bikin kamu bisa menikmati cita rasa khas Musi di rumah sendiri tanpa harus pergi ke tempat makan.
Menariknya lagi, meskipun zaman udah modern, banyak orang Palembang tetap mempertahankan resep celimpungan ini secara turun-temurun. Setiap keluarga punya racikan sendiri tentunya, ada yang lebih gurih, ada yang lebih ringan, semua ini kembali lagi ke selera masing masing keluarga. Tapi semuanya tetap mempertahankan satu hal yaitu rasa hangat dan kebersamaan dari semangkuk celimpungan yang disiram kuah santan.
Kalau kamu lagi di Jakarta dan penasaran mau banget untuk coba celimpungan kamu gausah khawatir! tanpa harus jauh-jauh ke Palembang, ada beberapa tempat yang bisa kamu datangi. Salah satunya adalah Bukit Bintang Restoran di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Restoran ini terkenal menyajikan berbagai kuliner khas Palembang, termasuk Celimpungan Ikan Belido dan menariknya lagi celimpungan yang disajikan restoran ini tidak menggunakan MSG dan dibuat dari ikan belida dan gabus asli, disajikan dengan kuah santan gurih dan mie lakso. Rasanya tentu tetap masi otentik banget, dengan ikan yang lembut, dan kuah yang kaya rempah. Banyak pelanggan bilang, Celimpungan di restoran ini bikin nostalgia sama masakan khas palembang.
Selain itu, beberapa restoran khas Palembang lain seperti Pempek Selamat atau Pempek Megaria kadang juga menyediakan celimpungan di menu spesial mereka, terutama saat hari hari penting seperti di bulan Ramadan atau menjelang Lebaran. Jadi, kalau beruntung, kamu bisa nemuin hidangan ini di beberapa cabang mereka di Jakarta.
Menariknya, keberadaan celimpungan di kota besar kayak Jakarta ini nunjukin satu hal kalau kuliner tradisional bisa terus hidup kalau kita mau menghargai dan melestarikannya. Dari dapur tradisional di pinggir Sungai Musi sampai meja makan modern di ibu kota, celimpungan tetap jadi simbol kehangatan dan rasa syukur yang nggak hilang dimakan waktu.
Kalau dipikir-pikir, celimpungan ini nggak cuman makanan tapi bisa ingetin seseorang tentang rumah, keluarga, dan akar budaya. Dari aroma santannya yang harum sampai tekstur ikannya yang lembut, semuanya seolah membawa kita pulang, meski sedang jauh dari kampung halaman.
Jadi, buat kamu yang kangen masakan khas Palembang atau cuma pengin coba sesuatu yang berbeda, yuk, cobain celimpungan! Siapa tahu, dari semangkuk bola ikan dengan kuah santan itu kamu bisa nemuin makanan favorit terbaru kamu!
Referensi :


Jadi pengen coba deh
BalasHapusBaru denger, unik ya namanya
BalasHapusKeliatannya enak banget, jadi laper deh.
BalasHapuskuahnya menggiurkan banget sih ini
BalasHapusSedapnyooo❤️🔥
BalasHapusBakal masuk list nih
BalasHapusPenasaran sama rasanya
BalasHapus