Kalau kamu pernah berkunjung ke Makassar, kamu pasti sadar kalo
kota ini bukan cuman soal Pantai Losari, jajanan pisang epe, atau Coto Makassar
yang sering dibanggain wisatawan. Di balik itu semua, ada satu kuliner yang
diam-diam selalu meninggalkan kesan kuat dan bikin orang ingin balik lagi yaitu
sop konro. Hidangan berkuah gelap dengan aroma rempah yang langsung menyergap
begitu disajikan ini punya rasa yang dalam, hangat, gurih, dan kadang sulit
dijelasin dengan kata-kata. Banyak orang bilang kalo sop konro ini adalah jenis
makanan yang bukan cuman mengenyangkan, tetapi juga memberikan sensasi yang
terasa sampai ke hati. Nah, yang bikin penasaran itu, kenapa sih sop konro bisa
jadi makanan yang wajib di coba setiap kali orang datang ke Makassar?
Kalau dilihat sekilas, sop konro mungkin tampak sederhana
hanya iga sapi dalam mangkuk kuah berwarna gelap. Tapi begitu kamu
mencicipinya, kamu langsung tahu kalo ada kerja keras dan kesabaran di balik
setiap mangkuknya. Bumbunya yang kaya, aromanya yang nendang, dan iga sapinya yang
super empuk sampai bisa lepas sendiri dari tulang tanpa perlu usaha. Kuahnya
yang pekat ini berasal dari perpaduan rempah seperti kluwek, ketumbar, pala,
kayu manis, serta bumbu-bumbu yang diracik dan di masak dengan cara tradisional.
Proses memasaknya bisa memakan waktu berjam-jam untuk memastikan iga
benar-benar empuk dan bumbunya meresap sempurna. nggak heran kalau setiap
suapan terasa berbeda dan punya rasa yang bikin orang ketagihan.
Kalau kita cari tahu sejarahnya, sop konro ini berasal dari
tradisi kuliner masyarakat Bugis dan Makassar. Dulu, hidangan ini hanya
disajikan pada acara-acara besar seperti pesta adat, pernikahan, atau pertemuan
keluarga besar. Bumbu rempahnya dianggap sebagai simbol kehangatan, kekuatan,
dan kebersamaan. Semakin ke sini, banyak perantau Makassar yang akhirnya membawa
resep ini ke luar daerah dan buka rumah makan di berbagai kota. Menariknya lagi,
meski berpindah tempat karakter sop konro tetap dipertahankan. Kuah gelap khas
kluwek, cita rasa kuat, dan bahan utama iga sapi menjadi identitas yang tidak
bisa dilepas. Pernah nggak kamu menemukan versi sop konro di luar Makassar yang
rasanya beda banget dari versi aslinya? Atau justru kamu pernah menemukan yang
rasanya hampir mirip?
Salah satu hal seru dari dunia kuliner adalah berkembangnya
variasi, dan sop konro juga punya variasi berbeda yaitu konro bakar. Versi ini
awalnya muncul dari ide sederhana, gimana kalo iga yang sudah dimasak dengan
bumbu konro ini dibakar agar aromanya lebih smokey? Dan hasilnya ternyata luar
biasa. Iga yang dibakar sambil diberi olesan bumbu manis-pedas sehingga
menghasilkan sensasi gurih, lembut, dan sedikit kecoklatan di permukaannya.
Biasanya konro bakar disajikan dengan sedikit kuah konro atau sambal kacang.
Rasanya lebih nendang dan cocok buat kamu yang suka makanan grilled. Sementara
sop konro berkuah lebih cocok dinikmati saat ingin suasana santai, hangat, dan
menenangkan. Nah, kalau kamu harus memilih, kamu tim sop konro berkuah atau tim
konro bakar yang aromanya smokey?
Kalau suatu hari kamu berkunjung ke Makassar, ada beberapa
tempat makan sop konro yang wajib kamu coba karena rasa dan reputasinya sudah
melegenda serta sudah dikenal banyak wisatawan. Konro Karebosi adalah salah
satu yang paling terkenal, bahkan sering masuk daftar rekomendasi wisatawan.
Kuahnya tebal, iganya besar, dan opsi konro bakarnya juga enak banget. Lalu ada
Sop Konro Daeng Rannu yang memberikan pengalaman makan lebih rumahan dengan
aroma rempah yang kuat dan kuah lebih ringan namun tetap kaya rasa. Nah kalau
kamu penggemar konro bakar, Iga Bakar H. Syamsul adalah tempat yang wajib masuk
daftar karena dagingnya super empuk dan bumbunya meresap sampai ke tulang
Menikmati sop konro juga punya cara khas tersendiri.
Biasanya, sop konro paling enak disantap saat masih panas karena aroma
rempahnya lebih kuat. Banyak orang menambahkan sedikit perasan jeruk nipis
untuk memberi rasa segar yang menyeimbangkan kuah pekatnya. Menariknya, banyak
orang Makassar lebih suka menikmati sop konro dengan burasa atau ketupat, bukan
nasi putih. Tekstur burasa yang lembut dan sedikit gurih memang cocok banget
dipadukan dengan kuah konro yang kaya rempah. Jangan lupa sambalnya, karena
pedasnya membuat rasa jadi lebih nendang dan seimbang. Kalau kamu menikmati sop
konro, biasanya pakai pelengkap apa? Sambal? Ketupat? Atau tetap setia pada
nasi hangat?
Akhirnya, makan sop konro itu bukan cuman soal rasa, tapi
juga soal pengalaman. Ada hangatnya, ada nostalgia yang tiba-tiba muncul, dan
ada rasa nyaman setiap kali nyeruput kuahnya. Banyak orang bilang, sekali coba
sop konro, kamu bakal ngerti kenapa makanan ini begitu disukai banyak orang.
Kalau kamu sendiri gimana? Udah pernah coba? Atau kamu punya tempat sop konro
favorit yang wajib banget masuk list kuliner dan di coba banyak orang?
#SopKonro #KonroBakar #KulinerMakassar #KulinerIndonesia
Refrensi :
- https://indonesia.go.id/ragam/kuliner/sosial/sop-konro-kuliner-legendaris-makassar
- https://www.fajarpos.com/04/09/2018/sop-konro-dan-konro-bakar-khas-makassar/
Penasaran dh sama rasanya sop konro
BalasHapusjadi kangen makan sop konro langsung di makassar
BalasHapusngiler bgt abis baca ini
BalasHapusPenasaran sm rasa sop konro
BalasHapusAbis baca ini, langsung pgn makan sop konro
BalasHapus