Kalau lagi ngomongin kuliner Palembang, pasti yang pertama
kebayang adalah pempek. Tapi sebenarnya ada satu hidangan lain yang diam-diam
punya banyak penggemar setia, yaitu tekwan. Hidangan dengan berkuah bening dan
aroma udang yang khas ini punya daya tarik yang sulit dijelaskan dengan
kata-kata. Banyak orang bilang, sekali makan tekwan, kamu pasti pengen nambah
terus. Rasanya yang sederhana, tapi efek nagihnya luar biasa. Nah, menarik
untuk melihat apa yang bikin tekwan sangat spesial, kenapa rasanya selalu bikin
kangen, dan gimana setiap orang bisa punya pengalaman berbeda saat menikmatinya.
Tekwan sendiri adalah hidangan khas Palembang yang terbuat
dari adonan ikan tenggiri dan tepung sagu. Adonan ini dibentuk kecil-kecil
seperti bola lalu dimasak dalam kuah bening berbahan dasar kaldu udang. Sekilas
mungkin terlihat mirip bakso ikan, tapi kesan makan tekwan jelas beda. Dalam
satu mangkuk tekwan biasanya ada bola-bola ikan, jamur kuping, irisan
bengkoang, bunga sedap malam, serta taburan daun bawang dan bawang goreng yang
bikin aromanya wangi sejak pertama kali disajikan. Meski bahannya sederhana,
kombinasinya menghasilkan rasa yang clean, gurih, dan segar. Kalau menurut kamu
sendiri, yang paling penting dari semangkuk tekwan itu adonannya atau kuahnya?
Nah, salah satu alasan kenapa tekwan selalu bikin kangen itu
kuah beningnya yang wangi udang. Walaupun tampilannya bening, tapi rasa
udangnya terasa jelas dan bikin nyaman. Aromanya menggoda, gurihnya pas, dan
yang penting nggak meninggalkan rasa berat setelah dimakan. Cocok banget
dinikmati saat hujan atau malam hari. Bola ikan tekwan juga punya tekstur
kenyal tapi tetap lembut, berbeda dari bakso biasa. Rasa ikannya terasa tapi
tidak terlalu kuat, sehingga makan tekwan berulang kali tidak membuat enek sama
sekali. Begitu diseruput bareng kuah panasnya, rasanya langsung menyatu dengan
sempurna.
Yang bikin tekwan menarik itu adalah topping dan isiannya
yang memberikan sensasi makan yang lebih beragam. Ada kriuk ringan dari irisan
bengkoang, ada sensasi chewy dari jamur kuping, dan ada aroma khas dari bunga
sedap malam. Satu suap tekwan sudah bikin kamu merasa makan makanan simpel tapi
dengan rasa yang kompleks. Nggak cuman itu, tekwan adalah jenis makanan yang
cocok dimakan kapan saja dan siapa saja. Kamu lagi mager? Cocok makan tekwan.
Lagi pengen makanan ringan tapi tetap mengenyangkan? Tekwan bisa jadi pilihan. Kamu
lagi capek atau sedih? Semangkuk tekwan panas bisa langsung memperbaiki mood.
Tekwan ini seperti comfort food versi Palembang yang sederhana, hangat, dan bikin
suasana jadi lebih enak.
Menariknya, tekwan juga punya beberapa fakta unik. Nama
“tekwan” sendiri diyakini berasal dari bahasa Hokkien, yaitu kata “tahuawan”
yang artinya bakso kecil. Di Palembang, tekwan sering jadi hidangan favorit
saat kumpul keluarga besar atau acara-acara tertentu. Meski terlihat simpel,
proses membuat tekwan cukup telaten karena harus membentuk adonan kecil satu
per satu. Setiap rumah bahkan punya versi rasanya sendiri, meskipun secara umum
tetap mempertahankan karakter kuah udang yang bening dan gurih. Ada yang
kuahnya lebih manis, ada yang lebih gurih, ada juga yang menambahkan lebih
banyak bunga sedap malam supaya aromanya lebih harum.
Biar makin nikmat dan enak, banyak orang menikmati tekwan
dengan menambahkan sambal khas Palembang. Sambal ini bikin rasa tekwan jadi
lebih hidup dan punya rasa pedas yang pas. Tekwan juga paling enak dimakan pas
lagi panas dan baru dihidangkan karena kuah udangnya lebih terasa wangi.
Tambahan sedikit jeruk nipis juga bisa membuat kuahnya lebih seimbang dan
segar. Kalau kamu suka kriuk, menambahkan kerupuk kemplang atau kerupuk bawang
juga bisa jadi pasangan yang tepat. Tekwan bisa disesuaikan dengan selera tanpa
mengubah identitas rasanya.
Bagi banyak orang, tekwan bukan cuman sekadar makanan. Ada
cerita yang melekat di balik setiap mangkuknya. Ada yang mengenal tekwan sejak
kecil karena sering dimasakkan mama. Ada yang baru pertama kali mencoba saat
liburan ke Palembang dan langsung jatuh cinta. Ada juga yang merasa tekwan adalah
makanan wajib saat hujan turun. Setiap orang punya pengalaman dan momen sendiri
yang ngebuat tekwan terasa istimewa. Menariknya, tekwan sering diingat bukan cuman
karena rasanya, tapi juga karena suasana saat menikmatinya dengan duduk bareng
keluarga, makan di warung kecil yang ramai, dan menikmati mangkuk hangat saat
lagi kedinginan.
Intinya, tekwan adalah kuliner Palembang yang sederhana tapi
punya rasa dan aroma yang bikin orang balik lagi. Hangat, gurih, segar, dan
bikin nyaman. Itu kenapa tekwan selalu layak masuk kedalam daftar makanan
favorit. Jadi, setelah baca ini, kira-kira kamu pengen makan tekwan sekarang?
Atau malah pengen nambah dua mangkuk sekalian?
refrensi :
- https://tribratanews.polri.go.id/blog/none-22/sejarah-dan-cara-pembuatan-tekwan-khas-palembang-61442
Ga boong klo makan tekwan kadang ga cukup satu porsi
BalasHapusabis baca ini jadi penasaran gimana rasanya tekwan
BalasHapuspenasaran banget sama rasa tekwan after baca ini
BalasHapusPenasaran sama rasanya tekwan
BalasHapusTekwan emang mantep bgt sih
BalasHapusTekwan tuh enak bangeetttt apalagi kalau dimakan sehabis hujan
BalasHapus